Soal Ujian Teknik Sipil Rekaysa Penyehatan Lingkungan | SITUS TEKNIK SIPIL

Soal Ujian Teknik Sipil Rekaysa Penyehatan Lingkungan


Teknik penyehatan lingkungan menjadi mata kuliah yang diajarkan di jurusan teknik sipil. Seperti yang telah kita ketahui bahwasanya teknik sipil menyangkut kemaslahatan manusia, teknik sipil berhubungan dengan banyak orang, dan teknik sipil membangun untuk kepentingan orang banyak.

Soal Ujian Teknik Sipil Rekaysa Penyehatan Lingkungan
Bagaimana teknik sipil membangun lingkungan yang sehat dan bergunan untuk masyrakat banyak, maka dari itu kuliah di jurusan teknik sipil di ajarkan mata kuliah penyehatan lingkungan yang di upayakan mampu merencanakan lingkungan yang sehat, entah itu dalam pengolahan air dan sebagainya.
Postingan ini merupakan contoh soal beserta jawaban dari pelajaran teknik penyehatan lingkungan ketika menempuh jenjang strata 1. Berikut paparan-nya.
Contoh Soal Dan Jawaban
1) Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur pendukung yang memungkinkan teknik system penyedian air yang digunakan dapat memberikan hasil optimal.
Jawaban:
Unsur-unsur pendukung seperti BUMN dan BUMD sebagai instasi resmi dibidangnya kemudian instasi lainya adlah masyrakat atau koperasi, bisa jujuga badan usaha, dan unsur pendukung tersebut tersebut harus mengembangkan SPAM dengan tujuan Agar diperoleh suatu hasil penanganan sistem yang memberikan pelayanan optimal.
2)   Mengapa pemilihan metoda pengolahan air sangat tergantung pada karakteristik kualitas air baku yang dipergunakan dan kualitas produk yang diinginkan, jelasakan?
Jawaban:
Karena Karakteristik kualitas air baku ditentukan oleh kandungan unsur atau bahan pencemar yang ada di dalamnya seperti bakteri patogen, kekeruhan, bahan tersuspensi, warna, rasa, bau, senyawa organik dan kesadahan.
Pencemar lain, walaupun juga merupakan faktor yang penting, tetapi bukan faktor utama dan biasanya memerlukan penanganan secara khusus.
3)  Sebutkan langkah percoban jar test dalam menentukan dosis bahan koagulan yang optimum?
Jawaban:
a)   Mengambil sampel air
b)   Menyiapkan alat dan bahan di Laboraturium
c)   Membuat larutan PAC 2 % dan kapur 2% dengan cara :
-        Menimbang kapur sebanyak 2 gr
-        Menimbang PAC sebanyak 2 gr
-  Memasukkan kapur dan PAC yang sudah ditimbang masing-masing pada beakerglass 200ml
d)   Menambahkan masing-masing 100ml aquadest 90 %
e)   Menghomogenkan dengan cara mengaduk
f)    Memasukkan air sampel ke beakerglass 1000ml masing-masing u/ uji jartest
g)   Melakukan pengecekan pH sebelum uji jartest
h)   Menambahkan larutan kapur 2% masing-masing 5ml kecuali pada control
i)     Memberi label
j)    Menambahkan larutan PAC 2%
k)   Hidupkan mesin floculator
l)     Matikan mesin floculator
m) Diamkan selama 5 menit
n)   Melakukan pengecekan pH setelah pengadukan
o)   Melakukan pengecekan kekeruhan
p)   Menghitung perbandingan dosis koagulan yang tepat
q)   Mengulangi proses uji jartest sesuai dosis yang tepat
r)    Menghitung efektifitas perbaikan kekeruhan
4)   Sebutkan dan jelaskan teknik dari proses desinfeksi air baku?
Jawaban:
Tahapan dalam pengolahan air bersih:
-        Screening Bar
-        Collecting Tang / Raw Water Tank
-        Koagulation Tank
-        Floculation Tank
-        Sedimentation Tank
-        Chlorination 
-        Aeration (Optional)
-        Clean Water Tank
-        Distribution
Cara-Cara Desinfeksi
Teknik serta melakukan desinfeksi:
Desinfeksi Dengan Ozone
Ozone yang penggunaanya untuk desinfeksi banyak ditemukan di spa atau tempat therapy. Fungsinya selain untuk mensterilkan udara juga untuk membunuh bakteri.
Desinfeksi menggunakan Kaporit
Cara yang paling umum yaitu dengan penambahan kaporit. Kaporit dalam bentuk cair maupun tablet yang disarankan untuk ditambahkan dalam pengolahan air dengan dosis 12 - 30 ppm. 
Kenapa Kaporit?
Karena Kaporit harganya murah dan mudah didapat di pasaran, sebanding dengan Kekurangannya yaitu sifat kaporit yang dapat mengoksidasi logam, plus dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan infertilitas.
Desinfeksi menggunakan Chlorine
Chlorine biasanya diinject kedalam air dalam bentuk gas. Untuk chlorine tersedian di PDAM. Tetapi zat ini tidak hanya berbentuk gas, dengan bentuk cair pun ada.
Kekurangan chlorine adalah selain zat ini berbahaya juga sulit dalam pembuatannya.
Desinfeksi dengan UV Light
Proses desinfeksi dengan UV Light dapat ditemukan beberapa depot pengolahan air. Desinfeksi dengan UV Light Prinsipnya membunuh bakteri dengan gelombang UV atau sinar matahari. Kelebihan menggunakan UV Light
Terdapat pada pemasangannya yang mudah, ringkas dan tidak memakan tempat.
Proses Desinfeksi dengan Sinar Matahari
Untuk mendapatkan air yang bebas dari bakteri dengan gratis bisa dilakukan dengan cara menuangkan air ke dalam botol bening kenudian dijemur langsung di bawah sinar matahari kurang lebih selama 6 jam.
Desinfeksi dengan Proses Membrane
Ultrafiltrasi, Nanofiltrasi serta reverse osmosis system juga dapat berfungsi sebagai proses desinfikasi. Hal ini dikarenakan membrane mereka yang bekerapatan tinggi membuat bakteri sulit masuk dan mencemari permeaate atau air hasil produk dari proses membrane.
5) Jelasaklan system pengolahan air konvensional dengan air baku berasal dari sungai?
Dari 5 soal hanya 4 yang dilengkapi dengan jawaban, bagi yang mau melengkapi jawaban untuk soal yang terakhir bisa di isi di kolom komentar. Terimasih semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal Ujian Teknik Sipil Rekaysa Penyehatan Lingkungan"

Post a Comment