Pengertian Alat Berat Motor Grader | SITUS TEKNIK SIPIL

Pengertian Alat Berat Motor Grader

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan serta semakin majunya cara berfikir manusia, maka tidaklah mengherankan bila manusia ingin menciptakan peralatan yang dapat meringankan pekerjaan manusia, sehingga kegiatan yang dilakukan akan semakin lebih efisien sesuai dengan taraf ekonomi dan tingkat kemajuan teknologi yang telah dimiliki oleh manusia. 

Penggunaan peralatan dalam menggantikan tenaga manusia sampai saat ini telah banyak diciptakan, sebagai contoh adalah dalam aktifitas meratakan tanah, penggusuran tanah, pencampuran tanah dan sebagainya. Bila kegiatan ini dilakukan dengan tenaga manusia, pastinya akan membutuhkan tenaga yang cukup besar, dan memakan waktu yang lebih lama. Oleh karena itulah manusia akan senantiasa berfikir untuk menciptakan peralatan yang nantinya akan mempermudah pekerjaan manusia.
Untuk itu pada tulisan ini saya akan membahas salah satu alat berat untuk pemindahan tanah mekanis dari mulai definisi alat tersebut, cara pengoperasian sampai dengan produktivitas alat, berikut merupakan pembahasanya.
Pengertian Motor Grader
Motor grader adalah sebuah mesin sortir adalah suatu sarana (angkut) rancang-bangun dengan suatu pemotong besar yang digunakan untuk menciptakan sebuah permukaan datar.
Ciri khasnya yaitu mempunyai tiga poros sumbu, dengan taxi dan mesin/motor diletakkan di atas poros belakang dari kendaraan dan dengan mata piasu di tengahnya. Tujuan mesin grader digunakan sebagai dari proses akhir (meratakan dengan tepat) “permukaan yang keras/kasar” yang dilakukan oleh alat yang dirancang sebagai alat yang lebih berat seperti traktor dan pengikis.
Jenis -jenis Grader
1)  Motor grader ialah jenis yang mempunyai penggerak sendiri
2)  Towed graderialah jenis yang dalam pengperasiannya memerlukan penggerak lain
Pengertian Alat Berat Motor Grader
Komponen & Tipe Motor Grader
Fungsi Motor Grader 
Motor Grader adalah alat yang dapat digunakan dalam berbagai variasi pekerjaan konstruksi. Kemampuan ini akibat dari adanya gerakan – gerakan luwes yang dimiliki oleh blade dan roda – roda ban. Secara umum motor grader memiliki beberapa fungsi berikut:
1)  Untuk pemerataan dan pembentukan permukaan tanah (spreading)
2)  Untuk pekerjaan tahap akhir (finishing) dan sebagai pemeliharaan proyek jalan dengan blade yang pendek
3)  Untuk membuat parit (ditching)
4)  Untuk mencampur tanah/material (mixing),
5)  Untuk menggali saluran, serta memperlebar jalan yang sempit, dan
6)  Digunakan dalam proyek pembangunan jalan raya, lapangan udara, serta bagunan luas lainnya.
Dari beberapa fungsi motor grader diatas dibawah ini merupakan pembahasan atau uraian dari fungsi alat tersebut, berikut penjelasnnya:
Motor Grader atau biasa disebut grader adalah alat berat yang memiliki roda ban dengan alat kerja berupa blade yang berfungsi utama untuk meratakan jalan. Oleh karena itu motor grader sering digunakan di pekerjaanpekerjaan pembuatan jalan.
Pada proyek-proyek pembuatan jalan, motor grader menjadi aktor penting pada tahap finishing. Dimana motor grader bertugas membentuk permukaan badan jalan seperti punggung kuda. Artinya pada bagian tengah jalan lebih tinggi 15 cm daripada bahu jalan. Ini bertujuan agar air hujan bisa mengalir ke tepian sehingga tidak menggenang di tengah jalan.
Namun motor grader juga bisa menangani pekerjaan lain selain membentuk jalan. Misalnya pembuatan saluran air (parit) di pinggir jalan. Pada saat bekerja membuat parit ini blade bagian samping motor grader akan ditancapkan di area saluran, lalu berjalan searah dengan jalan tersebut. Maka blade akan meninggalkan bekas berupa saluran air atau parit.
Bukan hanya itu. Bahkan motor grader juga sering digunakan membuat kemiringan tanah di tebing pinggir jalan atau sloping (biasa disebut ngeslop). Hasil kemiringan tanah buatan motor grader ini lebih baik daripada pekerjaan excavator. Kemiringan tanah akan terlihat tampak rapi dan halus serta lebih sesuai dengan ukuran kemiringan yang dikehendaki.
Pada proyek-proyek pembuatan lapangan golf, motor grader memiliki peranan penting untuk membuat kemiringan tanah yang panjang dan lebar. Karena pekerjaan membuat kemiringan tanah yang benar-benar rapi untuk standar lapangan golf hanya bisa ditangani oleh motor grader. Sedangkan excavator dan bulldozer hanya yang memulai pengerjaan awal saja, selanjutnya penyelesaian tahap akhir atau disebut "finishing point" dilakukan oleh motor grader agar kemiringan tanah menjadi lebih rapi dan akurat.
Ketika meratakan sebuah lapangan sepak bola atau tanah yang luas, misalnya pembuatan bandara, motor grader tidak harus menunggu bantuan bulldozer jika menjumpai gundukan tanah yang keras dan tidak bisa diratakan. Pada bagian bawah juga dilengkapi dengan alat penggembur tanah yang berbentuk seperti gerabak. Tanah yang keras akan dibajak dulu menggunakan garpu tersebut agar gembur, dan selanjutnya diratakan.
Motor grader juga digunakan untuk mengupas, memotong, meratakan suatu pekerjaan tanah, terutama pada tahap finishing agar diperoleh hasil pekerjaan dengan kerataan dan ketelitian yang optimal, motor grade bisa digunakan juga untuk membuat kemiringan tanah atau badan jalan atau slope dan bisa juga digunakan untuk membuat parit parit kecil.
Blade dari motor grader ini bisa diatur sedemikian rupa seingga fungsinya bisa dirubah menjadi angle dozer, bulldozer, atau tilting dozer, ini jelas lebih fleksibel daripada jenis dozer, tapi harus anda ketahui bulldozer lebih efektif dalam penggusuran tanah di banding grader.
Motor grader sebagaimana diketahui adalah tipe peralatan yang dapat dipakai dalam beberapa variasi pekerjaan konstruksi (grading). kemampuan ini akibat dari gerakan-gerakan fleksibel yang dipunyainya terhadap blade dan roda-roda ban.
Motor grader digunakan untuk keperluan perataan tanah, disamping untuk membentuk permukaan yang dikehendaki, hal ini bisa dilaksanakan karena blade dari grader dapat diatur sedemikian rupa.
Motor grader biasa juga digunakan dalam pemeliharaan bangunan jalan raya dan jalan tak beraspal untuk disiapkan bagian dasar untuk menciptakan suatu permukaan datar lebar untuk aspal serta untuk tempat kegunaan lainnya. Motor grader juga digunakan untuk menetapkan pondasi lahan untuk menyelesaikan bagian dasar sebelum konstruksi sebuah bangunan.
Cara kerja Motor Grader
Sebagai bagian dari alat berat, Motor Grader berfungsi sebagai alat perata yang biasanya digunakan untuk meratakan dan membentuk permukaan tanah. Selain itu, dimanfaatkan pula untuk mencampurkan dan menebarkan tanah dan campuran aspal.
Pada umumnya pengoperasian Motor Grader digunakan untuk grading, shaping (pemotongan untuk mendapatkan bentuk atau profil/tanah), bank shoping (pemotongan dalam pembuatan talud), scarifying (penggarukan untuk pembuatan saluran), ditching (pemotongan untuk pembuatans aluran), serta mixing dan spreading (mencampur dan menghamparkan material di lapangan).
Untuk memudahkan grading pada tanah yang keras, sering kali digunakan scarifier, ialah semacam ripper pada bulldozer tetapi bentuknya lebih kecil, yang dipasang di depan blade dan dikendalikan tersendiri. Seperti bekerja pada bulldozer, pekerjaan gradding adalah memotong permukaan tanah dengan blade grader dan mendorong hasil potongan, sehingga blade grader juga terdiri dari moldboard dan cutting edge yang mempunyai fungsi yang serupa dengan blade pada bulldozer, karena memang direncanakan untuk pekerjaan – pekerjaan yang lebih ringan.
Grader blade dipasang pada circle, dan semua gerak utama pengendali blade dilakukan melalui gerakan – gerakan circle ini, circle sebagai kedudukan blade digantungkan pada drawbar. Dimana drawbar adalah sebuah frame yang berbentuk segitiga, yang satu ujungnya dapat berputar pada bagian depan overhead frame, dan ujung lainnya digantung pada lift-arm.
Kerja Motor grader meratakan jalan dan bahkan Motor Grader kerap kali maju dan mundur berkali, dengan daya yang rendah. Grader melakukan pendorongan untuk meratakan bidang dengan menggunakan blade yang besar. Blade ini pada waktu grader maju maka blade itu akan diturunkan. Dan ketika grader mundur untuk mengulang kembali pemerataan maka blade itu terangkat begitu seterusnya. blade tersebut di letakan antara hidrolik yang bagian memutar dan mengangkat.
Khusus pada pembuatan jalan raya, Motor Grader selain dapat membentuk permukaan jalan, dapat pula membentuk bahu jalan sekaligus saluran drainase pada tepi sepanjang jalan dalam bentuk V atau bentuk lainnya. Selain itu juga dapat difungsikan untuk mencampur material dan menghamparkan gundukan tanah yang baru diletakkan.
Sedangkan pada pembuatan landasan terbang, Motor Grader dapat meratakan tanah dalam skala luas. Perataan ini tidak hanya pada permukaan yang se ‘level’ akan tetapi pada permukaan yang tidak sebidang.
Kemampuan Motor Grader
1)  Grader dapat menggali saluran drainase sepanjang jalanmisalnya dalam bentuk v atau bentuk lainya.
2)  Motor grader juga mampu beroperasi dalam variasi-variasi pekerjaan lainya, dengan cara menambahkan peralatan khusus, peralatan khusus tersebut seperti special short blade (blade pendek) berfungsi untuk menggali saluran dangkal yang berbentuk persegi empat dengan ukuran tertentu.
3)  Mampu mengerjakan perkerasan jalan, sebagai tambahan jalan yang pernah ada.
4)  Elevating conveyor berungsi untuk menampung material lepas yang meleai blade, kemudian menga ngkatnya dan membuangnya ke samping.
Perlengkapan-perlengkapan tersebut untuk lebih meningkatkan kinerja dari motor grader, dengan tujuan untuk memudahkan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Komponen Motor Grader
1)  Blade lift cylinder
2)  Drawbar lift cylinder
3)  Cab
4)  Rear wheel
5)  Ripper
6)  Articulate cylinder
7)  Blade
8)  Front wheel
9)  Head lamp
Pada alat berat motor grader memiliki komponen yang berfungsi untuk kelengkapan kerja alat itu, dan berikut penjelasan dari komponen itu:
1)  Blade
Blade adalah komponen yang berfungsi sebagai pemotong atau perata tanah atau material yang akan diratakan dalam pekerjaan grader. Setiap grader attachment (peralatan) utama adalah blade.
Blade akan menentukan besar kecilnya kapasitas pekerjaan yang dapat dilakukan grader. Semakin besar blade menunjukkan semakin besar grader tersebut. Grader yang memiliki kapasitas lebih besar maka akan dapat melakukan grading (perataan) terhadap tanah lebih luas dan lebih cepat. Tetapi fine grading (perataan yang baik) tidak di tentukan oleh besarnya blade tetapi kecepatan, kemampuan operator serta kondisi peralatan tersebut. Banyak blade grader yang dapat bekerja menyamping atau vertikal. Pada saat blade pada posisi vertikal inilah pekerjaan pengikisan bukit dapat dilakukan oleh grader.
2)  Scarfier
Scarfier adalah komponen attachment pada grader yang memiliki fungsi yang sama seperti ripper. Hanya posisi scarfier ditempatkan di depan blade dan ripper di tempatkan di belakang grader. Scarfier berfungsi sebagai pengembur material di depan blade. Tujuan pengemburan ini adalah untuk mempermudah kerja blade dalam meratakan material.
3)  Ripper
Ripper adalah komponen pengembur material yang di letakkan pada bagian belakang grader. Grader yang di lengkapi komponen ini biasanya bekerja pada kondisi tanah yang keras. Biasanya salah satu scarifer atau ripper saja yang dipasangkan pada sebuah grader. Tetapi jika grader bekerja pada tanah yang sangat keras kedua komponen tersebut di pasangkan sebagai upaya menghasilkan pekerjaan yang baik.
Dalam upaya mendapatkan posisi pekerjaan dan mengetahui tingkat beban grader, seorang planer pekerjaan perlu mengetahui distribusi beban, Pada bagian depan di sebut dengan blade base. Beban sebanyak 30% berada di bagian depan. Sedangkan 70% beban berada di bagian balakang. Sedangkan pada saat melakukan pekerjaan (grading) distribusi beban akan dapat merata antara belakang dan depan. Pada saat menghasilkan grading yang tepat tebalnya material, kecepatan grader menjadi prioritas utama, dengan pengaturan tersebut akan dihasilkan distribusi beban yang sesuai. Kesesuai beban akan menghasilkan pekerjaan yang sesuai (baik).
4)  Circle
Circle adalah komponen yang berfungsi sebagai pengatur dan perputaran blade sesuai dengan kebutuhan dalam sebuah pekerjaan. Untuk mengerakkan blade di atur oleh sebuah motor hidrolik yang di gerakkan oleh aliran hidrolik yang di alirkan melalui lever yang ada di kabin operator. Dalam mengatur gerakan blade saat melakukan pekerjaan perataan atau finishing jalan circle memiliki peranan yang penting. Saat cicle motor mengalami kerusakan, maka blade hanya akan manghadap pada satu arah dan suasana ini akan menghasilkan kinerja yang tidak sempurna
5)  Moldboard
Moldboard adalah komponen yang berfungsi sebagai pengeser blade kekanan atau kekiri sesuai dengan kontrol dari operator melalui mekanisme kontrol hidrolik di kabin operator. Moldboard berperan penting dalam upaya mempertahankan kesetabilan gerak blade saat melakukan kerja. Dalam upaya mempertahankan gerakan blade saat melakukan perataan material, moldboard di lengkapi dengan dua buah silinder double action single rod pada sisi kanan dan sisi kiri. Perhatikan hambar di atas, pada moldboard juga terdapat sigle tilt cylinder yang berfungsi sebagai pengatur blade bergerak ke atas atau kebawah. Gerakan blade ke atas atau ke bawah akan menjadikan blade bekerja secara proporsional dalam melakukan pekerjaan.
6)  Kabin
Kabin adalah komponen motor grader yang berfungsi sebagai tempat duduk operator dan segala pengaturan kerja motor grader. Dalam pengembangan teknologi alat berat, sistem kabin selalu menjadi fokus pengembangannya sebagai upaya dalam menciptakan kenyamanan operator. Operator yang nyaman berdampak pada meningkatnya produktifitas hasil kerja. Selama berjam-jam operator mengendalikan kerja unit. Semakin lama sebuah pekerjaan dilakukan maka akan berdampak pada kebosanan operator dalam bekerja. Sehingga pengembangan saat ini dalam kabin telah di lengkapi sistem AC, radio tape atau DVD, serta suspensi pneumatik pada tempat duduk operator.
Perlengkapan Motor Grader
Dalam pengoperasiannya, motor grader menggunakan blade yang disebut moldboard yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan bentu permukaan. Sebagaimana diketahui motor grader adalah tipe peralatan yang dapat dipakai dalam berbagai variasi pekerjaan konstruksi (grading). Kemampuan ini akibat gerakan-gerakan flexibel yang dipunyainya terhadap blade dan roda-roda ban.
Sebagai alat yang memiliki multifungsi dalam pekerjaan proyek konstruksi, motor grader memiliki beberapa alat pelengkap yang dapat dipasang pada motor grader, diantaranya:
1)  Scarier teeth (ripper dalam bentuk penggaruk kecil) dipasang dibagian depan blade dan dapat dikendalikan secara tersendiri.
2)  Pavement widener (untuk mengatur penghamparan)
3)  Elevating grader unit (alat pengatur grading)
Pada sebuah motor grader ada beberapa perlengkapan kerja yang digunakan, seperti blade, scarifier, ripper dan lain-lain. Berikut akan ditunjukkan beberapa perlengkapan kerja tersebut.
1)  Front blade
Front blade sangat dibutuhkan untuk pekerjaan - pekerjaan spreading (penaburan) yang sulit.
2)  Front pull hook
Front pull hook dipasang dibagian depan alat yang berfungsi untuk menarik. Terdapat dua tipe hook, yaitu front weight with nails dan Ushape bracket welded on front axle. Jika front attachment, seperti front blade dipasang, maka hook tersebut tidak tersedia.
3)  Push plate
Komponen ini digunakan untuk menumbangkan pohon atau mendorong alat lain pada saat terjebak dalam lumpur. Push plate juga berfungsi sebagai pemberat (counterweight) untuk menjaga agar roda depan tidak terangkat pada saat alat tersebut digunakan untuk melakukan pekerjaan ripping.
4)  Scarifier
Scarifier digunakan untuk menggali material-material keras seperti aspal atau lapisan es yang tidak mampu digali dengan menggunakan blade. Banyaknya jumlah gigi yang terdapat pada scarifier tergantung pada kekerasan material yang akan digali.
5)  Extension
blade Dengan menggunakan extension blade ini, blade dapat diperpanjang baik satu sisi maupun kedua sisi. Pekerjaan yang dilakukan dapat lebih efisien tetapi hanya dapat digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan ringan saja.
6)  Hydraulic blade tip control
Dengan adanya hydraulic blade tip control, maka sudut potong blade dapat diatur secara hidrolik melalui kabin operator.
7)  Rear mounted ripper
Ripper ini digunakan untuk menggali batu atau material keras yang tidak dapat dikerjakan dengan menggunakan scarifier.
Produktivitas
Produktivitas grader dihitung berdasarkan jarak tempuh alat perjam pada proyek jalan, sedangkan pada proyek-proyek lainnya, perhitungan produktivitas motor grader adalah luas area per jam. Waktu (jam) yang dibutuhkan utnuk menyelesaikan pekerjaan jalan dihitung melalui rumus:
N (passes) adalah berapa kali motor grader harus melakukan gerakan bolak-balik pada suatu tempat sebelum hasil yang diinginkan tercapai. Jumlah N tergantung pada kondisi permukaan, kemampuan operator alat, dan bentuk permukaan seperti apa yang diinginkan. Lruas (km) adalah panjang ruas yang ditempuh oleh motor grader untuk melakukan 1 pass dan Vrata-rata (km/jam) adalah kecepatan rata-rata motor grader sepanjang 1 ruas. Rumus yang digunakan untuk menghitung produktivitas adalah:
Prod          = 1000vWE
(m2/jam) =1000×(km/jam) (m) (efisiensi kerja)
Keterangan:
Produktivitas (m2 /jam)
V = Kecepatan (km/jam)
W = lebar efektif per pass (m)
E = efesiensi kerja
Tabel Rata-rata Kecepatan Motor Grader (km/jam)
Pekerjaan
Kecepatan (km/jam)
Membuat slope
Menggali saluran
Perawatan jalan
Perataan akhir
Penebaran material
Pencampuran
4,0
4,0 – 6,4
6,4 – 9,7
6,5 – 14,5
9,7 – 14,5
14,5 – 32,2

Contoh Soal Dan Penyelsaian
Pada setiap tulisan saya membahas soal dengan penyelsaian-nya dari produksivitas alat berat yang dibahas, dengan tujuan untuk lebih mengetahaui dan memahami permasalahan baik itu dalam perencanaan maupun di lapangan. Berikut contoh dan penyelsaian-nya.
Contoh 1
Jalan tanah sepanjang 15 km memerlukan perataan dan pembentukan permukaannya kembali. Diperkirakan motor grader yang digunakan untuk pekerjaan tersebut harus melakukan pass sebanyak 6 kali. Karena kondisi jalan maka dua pass pertama dikerjakan dengan kecepatan 6 km/jam dan semakin cepat 1 km/jam untuk dua pass kedua dan ketiga.
Ditanyakan:
Berapa lama pekerjaan tersebut dapat diselesaikan jika efisiensi adalah 45menit/jam?
Penyelesaian:
T = (2 x 15/6 + 2 x 15/7 + 2 x 15/8) x 1/45/60 = 17,38 jam
Contoh 2
Berapakah produktivitas motor grader jika digunakan untuk membentuk jalan dengan kecepatan 6 km/jam dan lebar efektif per pass 3 m? (jika efisiensi kerja adalah 0,8).
Penyelesaian:
Prod = 1000 x 6 x 3 x 0,8 = 14.400 m2 /jam
Itulah yang bisa saya paparkan pada pembahasan alat berat khususnya motor grader, semoga dapat membantu rekan – rekan yang membutuhkan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Alat Berat Motor Grader "

Post a Comment